You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 IWAPI Akan Bantu Pemkot Jakut Latih Warga Olah Hasil Laut
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

UKM dan PKK Jakut Dilatih Mengolah Hasil Laut

Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan, Jakarta Utara merupakan daerah yang menghasilkan ikan. Oleh sebab itu, pelatihan untuk usaha kecil menengah (UKM) dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sangat membantu perekonomian warga.

Jakarta Utara banyak menghasilkan ikan. Untuk itu kiranya sangat baik untuk dioleh menjadi berbagai jenis makanan

"Jakarta Utara banyak menghasilkan ikan. Untuk itu kiranya sangat baik untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan hingga dapat meningkatkan penghasilan warga," ujar Rustam, Rabu (20/4).

Pelatihan ini merupakan kerjasama pemerintah kota dengan Ikata Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) cabang Jakarta Utara. Beberapa makanan olahan ikan yang bisa dimanfaatkan warga adalah otak-otak dan siomay.

Warga Rusun Dapat Pelatihan Ekonomi Kreatif

Ketua IWAPI cabang Jakarta Utara, Farida Widyawati menuturkan, meningkatkan peran serta pengurus IWAPI untuk bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai program salah satunya menghadapi perdagangan bebas Asean.

"Kegiatan itu kami lakukan bulan depan demi membantu meningkatnya perekomonian masyarakat mengingat Jakarta Utara hasil lautnya sangat banyak," tandas Farida.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7657 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5434 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1599 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1430 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1310 personFakhrizal Fakhri